Monday, December 6, 2010

Eubacteria dan Archaebacteria (Bab 4)

Peta Konsep:

EUBACTERIA
Eubacteria berasal dari kata eu=sejati dan bacteria=bakteri, berarti arti dai eubactheria sendiri adalah bakteri yang sejati. Pada tahun 1684 seorang ilmuwan belanda Anthony van Leeuwenhoek menerbitkan beraneka ragam gambar-gambar bentuk bakteri, dan ilmu tentang bakteri pun terus meningkat sehingga para ilmuwan yang mempelajari tentang bakteri disebut bakteriologi.
CIRI SEL
1.       Ukuran dan Bentuk Sel
o   Ukuran dan tubuh bakteri sangat bervariasi, dimulai dari yang berdiameter 0,12 mikron sampai panjangnya ratusan micron (1 mikron). Tetapi rata-rata sel atau bakteri berukuran 1-5 mikron, dan bakteri hanya dapat dilihat melakukan mikroskop cahaya dan mikroskop electron.  Ada satu bakteri yang ukuran terbesar dari antara bakteri lain yaitu Thiomargarita yang berukuran 200 mikron.
o   Bentuknya pun beraneka ragam yaitu dibagi menjadi tiga, antara lain kokus (bulat), basil (batang), Spirila (spiral). Itu hanyalah bentuk dasar nya ad juga gabungan antara kokus dan basil yang kita sebut kokusbasil yang berbentuk filamen.

2.       Struktur dan Fungsi Sel
o   Struktur dan fungsi sel yang mendasar pada sel meliputi dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan.
o   Dinding sel berfungsi sebagai pelinding dan pemberi bentuk bakteri.
o   Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma.
o   Sitoplasma adalah sebuah cairan sel.
o   Ribosom adalah organel yang terbesar dalam sitoplasma.
o   DNA (deoxyribonucleic acid: asam deoksiribonukleat) adalah materi pembawa informasi genetika.
o   Granula penyimpanan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.
o   Kapsul dan lapisan lender adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu.
o   Flagellum (jamak: flagella) atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
o   Pilus dan fimbria (jamak: pili) struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel.
o   Klorosom adalah struktur yang berada tepat berada di bawah membrane plasma.
o   Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan melakukan fotosintesis.
o   Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif.

3.       Cara Hidup
o   Cara bakteri mempertahankan hidup nya hamper sama dengan cara-cara makhluk hidup lainnya melakukannya yaitu dengan cara mencari makanan untuk bertahan hidup, dari cara mencari makannya bakteri dibagi menjadi dua yaitu bakteri heterotrof dan bakteri autotrof.
o   Bakteri heterotrof adalah bakteri yang makanannya berupa senyawa organic dari organism lain. Sedangkan bakteri autotrof adalah bakteri yang mampu membuat makannanya sendiri, jadi bakteri autotrof tidak perlu untuk mencari makanan.

4.       Reproduksi
o   Bakteri umumnya melakukan reproduksi atau berkembang biak secara aseksual dengan cara membelah diri menjadi 2 disebut pembelahan biner. Selain secara aseksual ad juga dengan cara seksualyaitu dengan cara pertukaran materi genetic dengan bakteri lainnya disebut juga dengan rekombinasi genetic atau rekombinasi DNA.
o   Transformasi adalah masuknya DNA telanjang ke dalam sel bakteri dan mengubah sifat sel bakteri.
o   Transduksi adalah pemindahan materi genetic satu sel bakteri ke sel bakteri lainnya dengan perantara organism lain yaitu bakteriofage.
o   Konjugasi adalah pemindahan materi genetic secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan di antara dua sel bakteri yang berdekatan.

ARCHAEBACTERIA
KARAKTERISTIK
1. Zat penyusun dinding sel tidak mengandung peptidoglikan
2. Ribosom mengandung beberapa RNA polimerase
3. Membran plasma mengandung lipid dengan ikatan eter
4. Habitat di lingkungan ekstrim
JENIS/ANGGOTA
1. Bakteri Metanogen
Organisme anaerob dan bersifat heterotrof
Penghasil metana
Habitat di rawa-rawa sebagai pengurai
Contoh: Lachnospira multiparus (pemecah pektin)
   Succinomonas amylolytica (pemecah amilum)
  Ruminococcus albus (pemecah selulosa)
2. Bakteri Halofil
Bakteri yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi
Contoh: Halobacterium sp, Bacterio rodopsin
3. Bakteri Termoasidofil
Bakteri yang hidup di lingkungan asam dan panas
Terdapat di kawah-kawah vulkanik
Contoh: Sulfolobus sp, Thermoplasma sp
Comment/ Reflection:
Andy: Eubacteria atau yang biasa lebih sering dikenal dengan Bakteri sejati ialah Bakteri yang tidak sama seperti Archaebacteria, Archaebacteria merupakan bakteri tidak sejati dan memang dapat bertahan pada tempat-tempat ektrim. Tidak seperti Eubacteria, Archaebacteria memiliki perbedaan di dalam juga, seperti peptidoplikannya dalam bakteri tersebut. Bakteri juga memiliki bentuk-bentuk yang beraneka ragam. Seperti Bakteri Lactobacilus Protectus, bakteri ini memiliki bentuk bulat, jika kita sudah mempelajari bab ini kita akan langsung mengetahui bentuk-bentuk bakteri tersebut hanya melewati namanya saja. Sama halnya dengan Archaebacteria, nama bakteri juga mempermdah kita mengetahui bentuk-bentuk bakteri tersebut.

Boby: Pada bab ini kita belajar tentang sel dan bakteri, tetapi tidak hanya itu kita juga mempelajari lebih dalam lagi, kita juga mempelajari struktur tubuh sel, ukuran dan bentuk sel, fungsi sel dan bakteri itu sendiri, dan ternyata sel atau bakteri juga mempunyai cara hidup nya yan hamper sama dengan manusia yaitu dengan cara mencari makan, dari caranya sel atau bakteri mencari makan itu dibagi menjadi dua macam bakteri yaitu bakteri heterotrof dan bakteri autotrof. Selain cirinya yang hamper sama dengan manusia dalam hal mencari makan, sel atau bakteri juga bereproduksi atau berkembang biak, dan yang terkahir kita juga belajar tentang habitat sel atau bakteri itu sendiri.

Jennifer: Eubacteria adalah bakteri sejati sedangkan Archaebacteria adalah bakteri kuno. Kedua jenis bakteri inilah yang aku pelajari di bab 4 ini. Ternyata bakteri itu banyak jenis-jenisnya dan bakteri itu ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Dari bab ini juga aku belajar kalau bakteri itu berbeda dengan virus. Bakteri juga memiliki berbgai macam bentuk. Selama ini aku berpikir bahwa bakteri itu hanya berbentuk bulat. Lalu dengan belajar tentang bakteri, aku sekarang bakteri juga ada di lingkungan yang ekstrim. Ternyata Allah itu sungguh luar biasa, Ia menciptakan pula bakteri-bakteri pada awal kehidupan bumi. Di bab ini juga aku belajar cara pencegahan terhadap bakteri yang merugikan. Hanya dengan cara simple saja, manusia bisa bebas dari penyakit yang diesebabkan oleh bakteri.  

No comments:

Post a Comment